What is Leadership?

Ini adalah pertanyaan kuno sekaligus kontemporer setiap kali bahasan mengenai kepemimpinan dimulai. Entah karena belum pernah ada definisi yang memuaskan atau memang kepemimpinan adalah ilmu yang selalu berubah maka pertanyaan ini seolah tak pernah absen dalam literatur, diskusi, maupun training yang berbau kepemimpinan. Saya sendiri tidak terlalu peduli dengan beragam definisi yang terkadang tampak saling bertentangan satu sama lain. Seperti saya katakan di tulisan lalu, kepemimpinan bagi saya adalah misi saya diciptakan di dunia. So, apakah itu berkaitan dengan kemampuan mengelola diri ataupun orang lain atau keduanya, sejauh ia adalah usaha maksimal untuk mengelola isi muka bumi ini, sejauh itu pula lah cakupan dari kepemimpinan.

Ups, saya tidak sedang bermaksud sok filosofis ataupun religius lho. Saya hanya ingin mengatakan bahwa kepemimpinan itu seperti sebuah intan yang indah. Lihat lah satu sisi, kita akan menemukan satu keindahan. Lihatlah dari sisi yang lain, keindahan yang lain pula yang akan kita temukan. Putarlah dan cermati sisi yang berbeda, dan keindahan unik yang lain lagi yang hadir di mata kita.

Loh, kok jadi puitis sekarang? He..he..

Intinya, tidak ada satu definisi tunggal tentang kepemimpinan. Ia adalah konsep besar tentang diri kita, hubungan kita dengan orang lain dan alam, juga hubungan kita dengan Ia yang menciptakan semua ini. Namun demikian, tidak ada salahnya pula kalau kita bahas kepemimpinan dari sudut pandang yang sudah ada hingga saat ini. Sekiranya Anda dan saya menemukan sudut pandang baru, jangan ragu untuk kita godok agar matang dan siap makan, eh, siap pakai.

Sejauh ini, kepemimpinan paling banyak dibicarakan dalam konteks organisasi utamanya organisasi bisnis. Belakangan memang mulai bermunculan penelitian tentang kepemimpinan di masyarakat ataupun organisasi non profit, namun barangkali karena efek komersialnya yang kurang, bahasan seperti ini tampaknya masih membutuhkan usaha ekstra untuk menjadi populer di mata masyarakat.

Beberapa definisi kepemimpinan yang saya temukan umumnya terbagi menjadi 3 bagian besar: berfokus pada pemimpin itu sendiri, berfokus pada para pengikut (follower), dan berfokus pada situasi kepemimpinan. Dari sisi pemimpin, kepemimpinan dijelaskan sebagai kualitas yang diperlukan oleh seorang pemimpin untuk sukses memimpin orang lain. Lebih spesifik, kubu ini seringkali membahas mengenai bagaimana seorang pemimpin mengelola power yang dimiliki, bagaimana ia mempengaruhi kelompoknya, nilai-nilai pribadi yang mendukung kesuksesan kepemimpinan, ciri-ciri sifat yang menandakan kemungkinan seseorang sukses dalam memimpin, sampai perilaku apa saja yang secara spesifik dilakukan oleh seorang pemimpin sehingga ia sukses dalam kepemimpinannya.

Dari sisi follower, kesuksesan sebuah seorang pemimpin banyak dibahas amat bergantung pada bagaimana ia mengelola motivasi, kepuasan kerja, dan kinerja pada follower-nya. Intinya, seorang pemimpin bisa sukses jika ia memiliki keterampilan yang memadai dalam hal group dan team process. Sementara itu, kubu yang fokus pada situasi seringkali melihat keberhasilan kepemimpinan justru ditentukan oleh karakteristik situasi tempat kepemimpinan itu dijalankan. Memimpin dalam kondisi perang tentu berbeda dengan memimpin dalam keadaan damai. Begitu pula menjadi pemimpin ketika sebuah perusahaan baru saja didirikan pastilah berbeda dengan ketika perusahaan tersebut sudah matang berdiri selama puluhan tahun. Kubu ini seolah ingin mengatakan, seorang pemimpin harus bisa menyesuaikan gaya kepemimpinannya sesuai situasi dan kondisi kelompok yang dipimpinnya.

Nah, siapa yang benar kalau begitu?

Tenang, jangan keburu bingung dulu. Di samping 3 pandangan di atas, masih ada beberapa pandangan lain yang bisa jadi membuat kita makin bingung kalau tidak disikapi dengan bijak (cieh…). Misalnya, apakah kepemimpinan itu murni sains atau seni? Yang lain lagi, apakah menjadi seorang pemimpin yang baik itu lebih membutuhkan keterampilan rasional-intelektual atau sosial-emosional?

Ditanya seperti ini, saya berusaha dengan bijak menjawab: SEMUANYA BENAR! (sambil pasang wajah bijaksana, he..he..)

Hanya karena perbedaan pandangan itu muncul pada masa yang berbeda dan tren yang berbeda bukan berarti semuanya memang benar-benar terpisah satu sama lain. Justru inilah yang saya maksud dengan kepemimpinan ibarat intan tadi. Dilihat dari sisi pemimpin, pemimpin memang selayaknya memiliki kualitas yang baik dalam hal keteladanan, visi, dan determinasi. Pindah ke sisi follower, memang sudah seharusnya pula beragam kepentingan dan motif dari para pengikut ini dikelola agar bisa sinergis dan efektif dalam mencapai tujuan. Pindah lagi ke sisi situasi, memang masuk akal jika lingkungan dan kondisi perekonomian, misalnya, punya pengaruh terhadap diri pemimpin dan pengikut sehingga gaya kepemimpinan pun harus disesuaikan.

Bagaimana dengan masalah sains-seni dan rasional-emosional?

Sama. Kepemimpinan harus berlandaskan konsep yang didapat dari penelitian ilmiah, sekaligus membutuhkan kemampuan improvisasi sang pemimpin dalam aplikasinya. Kepemimpinan juga harus mempertimbangkan setiap pengambilan keputusan secara rasional-intelektual dan pada saat yang sama menyampaikannya secara emosional agar tepat sasaran.

So, sampai disini saya teringat untuk menyampaikan sebuah definisi kepemimpinan yang cukup memuaskan sejauh ini, setidaknya bagi saya sendiri. Ingat kata Stephen R. Covey pada tulisan lalu, “kepemimpinan adalah menemukan panggilan hati Anda dan menginspirasikan orang lain untuk menemukan panggilan hati mereka”. Dalam bahasa aslinya, leadership is about finding your voice and inspiring others to find theirs. See, semua ragam sudut pandang mengenai kepemimpinan terangkum dalam kalimat singkat ini. Kepemimpinan adalah menyangkut kualitas diri Anda, orang-orang yang Anda pimpin, dan situasi yang terjadi saat itu.

Caranya? Kita akan bahas satu per satu OK.

Leave a Comment

Filed under Leadership Talks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s